10 Tips Cara Mempercepat Loading Blog - Mas Atan Way Kanan

10 Tips Cara Mempercepat Loading Blog

Kecepatan loading Blog kerap menjadi penyebab turunnya traffic suatu blog. Pengunjung blog akan segera lari dari blog yang mempunyai kecepatan loading yang sangat berat, sehingga mereka akan memutuskan untuk beralih ke website atau blog sebelah. Sebelum hal tersebut terjadi pada blog kita, saya sarankan anda untuk menerapkan 10 Tips Cara Mempercepat Loading Blog" yang akan saya jelaskan dibawah ini. Karena bagaimanapun juga blog yang sangat berat dapat berpengaruh terhadap pengindexan mesin pencari, karena hal ini merupakan bagian terpenting dari sekian banyak Trik SEO yang harus anda terapkan saat anda membangun suatu blog.



Suatu kebanggan tersendiri apabila blog yang anda kelola memiliki kecepatan dalam hal loading, karean hal ini akan meningkatkan traffic pengunjung pada blog yang anda kelola. Silahkan anda smak dan anda terapkan 10 Trik yang akan saya bagikan ini :

Cara Mengatasi Loading Berat Pada Blog


1. Kompres gambar sebelum di Upload


Hal ini sering terjadi pada setiap blogger pemula yang baru mulai terjun di dunia blogging. Kebanyakan dari mereka hanya sibuk untuk membuat postingan sebanyak-banyaknya agar lebih cepat blog mendaftarkan pada layanan google adsense blog yang mereka buat. Memang semakin banyak artikel yang kita posting maka semakin baik di mata pesin pencari, hal ini tidak saya pungkiri. namun alangkah baiknya, setiap gambar yang kita muat pada postingan tersebut, sebaiknya kita kompres ( dalam kata lain : memperkecil ukurannya ) terlebih dahulu. Adapun cara untuk memperkecil gambar, sebagai berikut :

  • Menggunakan Aplikasi yang terinstall pada Laptop/PC anda. Pengalaman saya pribadi, saya merekomendasikan software bawaan Windows yakni Microsoft Office Picture Manager.
  • Menggunakan Jasa Kompres Online, klik Link ini http://jpeg-optimizer.com/

2. Gunakan Gambar yang diambil dari Situs pengelola gambar Google


Bagi anda yang akan memuat gambar pada postingan blog anda, cara kedua ini cukup recommended. Karena anda tidak harus memperkecil (Compress) kembali gambar yang akan anda muat pada postingan di Blog anda, karena gambar yang berasal dari Mesin Pencari seperti Google,Bing dan Yahoo. Umumnya sudah memiliki ukuran gambar yang relatif kecil.

3. Tentukan Ukuran Gambar ketika digunakan


Cara ketiga ini dapat anda terapkan, apabila gambar yang berukuran besar di postingan anda sudah terlanjur anda gunakan. Hal ini sering terjadi bagi seorang blogger pemula yang sudah memiliki banyak postingan, tapi mereka belum menyadari tentang pengaruh gambar yang berukuran besar terhadap kecepatan loading pada blog mereka. Hal ini pun pernah terjadi pada saya pribadi, karena saya belum penyadari bahwa ukuran gambar sangat berpengaruh bagi kecepatan loading blog saya.
Adapun cara untuk memperkecil gambar yang sudah terlanjur anda gunakan ialah dengan menambahkan kode Width dan Height pada gambar di postingan anda.

Contoh :
<img src='alamat_URL_gambar' width='...px' height='...px'>

4. Hapus Widget yang Tidak terlalu penting


Banyak dari blogger yang memasang widget bermacam-macam seperti widget Popular Posts,Recent Posts,Related Posts dll. Gunakan lah widget yang sekiranya penting dan buanglah widget yang tidak begitu penting terhadap minat pengunjung yang berkunjung ke blog anda, karena bukan bertujuan memberikan kenyamanan bagi pengunjung melainkan kerap menggangu pengunjung, mungkin hal ini pun pernah anda alami saat berkunjung pada suatu blog. Apabila anda terlanjur memasang widget yang memang anda rasa penting, maka gunakanlah widget tanpa gambar (Thumbnail), atau gunakanlah thumbnail dengan ukuran yang relatif kecil, jangan menggunakan gambar (Thumbnail) dengan ukuran yang terlalu besar, karena hal ini berdampak terhadap PageSpeed ( Kecepatan Loading blog anda ).


5. Gunakan Javascript/CSS yang sudah di Kompres


Kadangkala, kita masih bingung untuk mealkukan Compress terhadap file Javascript/CSS yang terdapat diihalaman template blog kita. Hal ini akibat ketidak pahaman kita terhadap kode yang mana saja yang harus kita Kompress. Berikut ini adalah contoh-contoh kode Javascript/CSS yang sering kita jumpai pada halaman template blog kita:



  • Internal CSS

    Internal CSS adalah istilah untuk kode CSS yang ditulis langsung dalam berkas HTML. Kode CSS ini dituliskan pada tag <style> Tag ini bisa ditulis di dalam blok head ataupun body, kedua-duanya sah. Berikut ini contoh dari Internal CSS.

    <style type="text/css">
    p{
    font-family: serif;
    line-height: 1.75em;
    font-size: 18px;
    }
    i{
    font-family: sans;
    color: orange;
    }
    </style>


    • Inline CSS

    Inline CSS adalah kode CSS yang ditulis langsung pada atribut elemen HTML. Setiap elemen HTML memiliki attribut style, disanalah inline CSS ditulis.


    Contohnya seperti ini :
     <h2 style="color:red; font-family: sans; "> Ini judul artikel</h2>

    Kunjungi Situs kompres online dibawah ini jika anda ingin mencobanya
    http://www.csscompressor.com
    http://cssoptimiser.com
    http://imabblog.com/cssoptimizer/compress.html

    6. Tampilkan 4 atau 5 Postingan pada Beranda Blog


    Pengaturan jumlah postingan yang ditampilkan pada halaman beranda blog cukup berpengaruh pada kecepatan loading blog, saya sarankan agar anda menampilkan tidak lebih dari 5 postingan, demi mempercepatnya loading blog anda.


    7. Batasi Penayangan Iklan


    Iklan yang terpasang pada suatu blog memang sengaja dipasang oleh pengelola blog, dengan tujuan agar mereka mendapatkan pembayaran dari setiap klik bagi iklan yang tampil di blog mereka. salah satu layanan pengiklanan terkenal ialah Google Adsense. Gunakanlah iklan yang sesuai tema blog anda, jangan terlalu banyak memasang iklan yang tidak berhubungan dengan isi ataupun tema blog anda. Karena bukannya uang atau keuntungan yang akan kita dapatkan melainkan penurunan traffik pengunjung yang merasa terganggu dengan adanya iklan tersebut.

    8. Ringkas daftar rincian isi postingan pada Beranda Blog anda


    Halaman beranda blog umumnya menampilkan postingan-postingan terbaru yang berada pada suatu blog. Pengelolaan yang konsep yang salah seperti : menampilkan gambar (Thumbnail) ataupun Rincian lengkap dari isi postingan, maka hal ini pun akan ikut mempengaruhi terhadap kecepatan loading halaman yang di proses. Hal ini pun sedikitnya ikut berpengaruh terhadap minat dari para pengunjung, dikarenakan proses loading halaman yang dirasa cukup lambat.

    9. Hindari pemakaian Background gambar pada Template/Tema Blog


    Bagi mereka yang senang dengan tampilan background berupa gambar pribadi ataupun custom yang mereka buat mengharuskan mereka untuk mempercantik tampilan Background Template/Tema blog mereka. Hal seperti ini berpengaruh besar pada loading halaman blog tersebut, dikarenakan server diharuskan bekerja extra untuk memproses penampilan blog yang sedang dibuka atau dituju, jadi saya sarankan untuk menggunakan background Template/Tema dengan pilihan warna-warna dasar atau kode warna HTML saja.

    Silahkan pelajari 


    10. Pilihlah Widget External Tanpa Gambar


    Widget memang kerap digunakan untuk memperindah tampilan suatu blog, namun penataan serta pemasngan yang salah maka akan ikut berpengaruh pada kecepatan loading blog anda. Salah satu Widget yang cukup banyak dicari dan digunakan pada blog ialah Widget button Share Melayang milik Sumome.com

    Memang Widget ini tampilannya sangat keren dan responsive, saya pribadipun pernah memasang widget ini di halaman blog saya. Namun setelah saya amati dan saya rasakan, kecepatan loading blog saya agak lambat setelah saya memasang widget ini. Tapi jika anda ingin tahu apa itu widget Share Melayang Responsive milik Sumome.com ini, silahkan klk link berikut



    Sekian ulasan saya tentang "10 Tips Cara Mempercepat Loading Blog". semoga artikel ini dapat membantu anda untuk lebih berhati-hati dalam membuat postingan serta menata blog anda.

    Terima kasih telah Berkunjung

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Artikel Terkait

    Artikel Terkait

    Artikel Terkait

    Artikel Terkait

    close